JAKARTA,  matacandra,online – Umat Islam akan memperingati Nisfu Syaban 1447 Hijriah pada Selasa, 3 Februari 2026. Momen pertengahan bulan Syaban ini menjadi salah satu waktu yang dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, salah satunya dengan puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Nisfu Syaban bertepatan dengan Ayyamul Bidh, yakni puasa sunnah yang dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Anjuran ini bersandar pada sabda Rasulullah SAW.

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriah).”
(HR Tirmidzi)

📖 Dalil Puasa Ayyamul Bidh

Selain hadis tersebut, anjuran puasa Ayyamul Bidh juga diriwayatkan oleh sahabat Rasulullah SAW, Abu Hurairah RA, yang menceritakan kebiasaan Nabi Muhammad SAW.

“Telah berwasiat kepadaku kekasihku (Rasulullah SAW) untuk melakukan tiga perkara yang tidak akan aku tinggalkan hingga meninggal dunia, yaitu puasa tiga hari setiap bulan (Ayyamul Bidh), salat duha, dan tidur dalam keadaan telah melaksanakan salat witir.”
(HR Al-Bukhari)

Hadis ini menjadi dasar kuat keutamaan puasa Ayyamul Bidh yang juga bertepatan dengan Nisfu Syaban.

📝 Niat Puasa Nisfu Syaban (Ayyamul Bidh)

Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

“Nawaytu shauma ayyāmil bidh lillāhi ta'ālā”

Artinya:
“Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala.”

🍽️ Doa Buka Puasa Nisfu Syaban

Doa berbuka puasa yang dianjurkan dibaca saat Nisfu Syaban:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mu aku berbuka. Telah hilang rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan semoga pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

✨ Momentum Tingkatkan Ibadah

Malam dan hari Nisfu Syaban kerap dimanfaatkan umat Islam untuk memperbanyak doa, istighfar, puasa sunnah, dan ibadah lainnya sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan.

Ulama mengingatkan agar umat Islam memanfaatkan momentum ini dengan penuh keikhlasan dan tetap berpedoman pada tuntunan syariat.