KOTA KEDIRI, JAWA TIMUR – Stadion Brawijaya menjadi saksi bisu perjuangan pantang menyerah Persik Kediri saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan laga Super League, Kamis (5/3). Sempat tertinggal lebih dulu oleh determinasi tinggi tim tamu berjuluk "Badai Pasifik", Macan Putih berhasil menunjukkan mentalitas baja dengan membalikkan kedudukan secara dramatis di hadapan ribuan pendukung setianya, Persikmania.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. PSBS Biak yang tampil disiplin sempat membuat publik tuan rumah terdiam melalui serangan balik cepat yang berbuah gol. Namun, tertinggal satu angka justru memicu gelombang serangan masif dari skuad asuhan pelatih Persik. Perubahan taktik di babak kedua menjadi kunci kebangkitan Persik Kediri untuk membongkar pertahanan rapat yang digalang pemain belakang PSBS.
Puncak drama terjadi di menit-menit akhir pertandingan, di mana Persik Kediri berhasil menyamakan kedudukan sebelum akhirnya mencetak gol kemenangan melalui skema serangan yang rapi. Skor akhir 2-1 (atau sesuai hasil akhir laga tersebut) memastikan tiga poin penting tetap bertahan di bumi Kediri. Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki posisi Persik di klasemen sementara, tetapi juga membuktikan keangkeran Stadion Brawijaya bagi tim-tim tamu musim ini.(red)

0 Komentar