BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara resmi meluncurkan program Beasiswa Banyuwangi Progresif untuk tahun anggaran 2026. Program ini menempatkan pemenuhan kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis dan berbagai jurusan kesehatan, sebagai prioritas utama guna memperkuat sistem pelayanan kesehatan di wilayah Banyuwangi hingga ke tingkat pelosok.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk mengatasi tantangan kurangnya tenaga ahli medis di sejumlah rumah sakit daerah dan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Melalui program ini, pemerintah daerah memberikan dukungan finansial bagi putra-putri daerah yang menempuh pendidikan kedokteran spesialis maupun profesi kesehatan lainnya, dengan komitmen pengabdian di Banyuwangi setelah lulus.

Selain sektor kesehatan, Beasiswa Banyuwangi Progresif juga mencakup bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu dan berprestasi di jenjang pendidikan tinggi lainnya. Program ini dirancang dengan sistem seleksi yang transparan dan akuntabel guna memastikan bantuan tepat sasaran. Bupati menekankan bahwa investasi pada kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama bagi keberlanjutan pembangunan daerah jangka panjang.

Pemkab Banyuwangi berharap program ini dapat menciptakan pemerataan kualitas layanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten, sehingga masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan spesialis. Dengan skema beasiswa yang lebih luas, pemerintah daerah optimis tingkat literasi dan angka partisipasi pendidikan tinggi di Banyuwangi akan terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.(red)